Oleh: Wahyu Jati Waseso, S.TP
Di era serba
digital seperti ini, orang tua dituntut untuk serba cepat untuk mengikuti
perkembangan zaman yang lebih canggih, baik dari informasi digital,
perkembangan ekonomi, dan pendidikan. Begitupun juga saat ini semua teknologi
sudah ada digenggaman, yang dimana dulu harus menggunakan komputer dan laptop
untuk mengerjakan suatu proyek dan tugas yang diberikan oleh guru maupun tenaga
pendidik. Dan guru dituntut untuk mengikuti dan menguasai teknologi saat ini
untuk membuat inovasi dalam proses pembelajaran. Karena dengan pembelajaran
yang inovasi membuat pembelajaran tidak monoton dan siswa termotivasi dalam
belajar. Salah satu teknologi yang bisa digunakan adalah aplikasi capcut pada
smartphone.
Capcut adalah
aplikasi pengeditan video dengan fitur yang lengkap dan mudah dalam
pengoperasiannya selain itu banyak sekali template dalm edit video yang
menarik. Sudah ribuan pengguna mendownload dan menggunakan aplikasi ini.
Aplikasi ini biasa digunakan dalam pembuatan konten untuk promosi produk, video
edukasi, dan hiburan. Aplikasi ini gratis jika ingin mendapat fitur lain yang
lebih baik bisa berlangganan menjadi member pro.
Penggunaan aplikasi
ini dalam proses pembelajaran bisa diaplikasikan pada mapel apapun, salah
satunya mapel Produksi Pengolahan Herbal pada Bab Teknik Pemasaran Produk
Herbal. Penelitian yang saya lakukan kali ini berlatar belakang siswa mulai
bosan dengan tampilan slide dan metode ceramah dari guru. Sehingga siswa tidak
ada motivasi dalam belajar sehingga siswa selain itu hasil pembelajaran nilai
ulangan siswa banyak yang masih remidi. Dengan menggunakan metode pembelajaran
melalui pendekatan TIPEK ini siswa antusias belajar terbukti siswa jadi aktif
dalam belajar karena siswa suka mempelajari hal baru yang mereka sukai yaitu
menggunakan smartphone. Dalam proses pembelajaran ini saya memberikan tugas
kepada siswa berupa proyek membuat video promosi produk olahan herbal dengan
durasi viseo maksimal 1 menit lalu diupload ke sosial media mereka
masing-masing. Karena banyak anak muda yang tidak menyukai produk olahan
herbal, saya tekankan untuk tema vidionya mengenai produk herbal. Agar banyak
anak muda tertarik untuk mengkonsusmsi produk herbal. Penilaian yang saya ambil
adalah kreatifitas dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.
Harapan dari usaha
saya ini adalah untuk menumbuhkan kreatifitas siswa dalam memanfaatkan
smartphone selain itu memotivasi siswa dalam belajar. Selain itu kedepannya
mereka bisa bersaing dalam dunia kerja menjadi pribadi yang kreatif.