Pada hari senin,21 maret 2022 kejuruan APAT berhasil panen udang dengan hasil yang cukup banyak. Tebar benih dilakukan pada bulan oktober dengan ukuran benih kurang lebih 0,5cm, Selama pemeliharaanya dilakukan pemberian pakan, Pengecekan kualitas air, Dan pemilihan benih yang berkualitas. Semua itu dilakukan selama 2 minggu sekali. Terdapat dua mapel yang dipelajari yaitu teknik pendadaran ikan dan teknik pembesaran ikan. Teknik pembesaran ikan di bimbing oleh bu Noni Herlina dan bu Nonik Puji Lestari, Dan pendadarannya di bimbing oleh bu Ari Rohayani dan bu Miftahul Qori'ah. Panen dilakukan kurang lebih selama 4 bulan sekali setelah tebar benih, Sempat ada beberapa kendala di pakan dan kadang juga air surut sehingga udang terlalu padat akhirnya pertumbuhan udang kurang baik ada yang besar juga ada yang kecil dan konstruksi tambak tidak bisa menahan air atau bisa disebut tidak kedap air. Dari panen kemarin memperoleh hasil sebanyak 13 kilo terdapat udang mati dan hidup, Udang mati bisa langsung dikonsumsi dan udang hidup biasanya digunakan untuk memancing. Harga udang hidup lebih mahal dari pada udang mati. Setiap setengah kilo udang di bandrol dengan harga Rp.22.500. Perawatan dan pemanenan dilakukan oleh murid-murid karna itu termasuk pembelajaran siswa. Udang tersebut dijual setiap murid ke ibu-ibu rumah tangga sekitar, Setiap anak membawa pulang masing-masing setengah kilo untuk dijual. Pada saat pemanenan kepala sekolah juga ikut serta membantu kegiatan tersebut. Diharapkan hasil berikutnya dapat lebih bagus dan memuaskan lagi.